Rabu, 29 Desember 2010

TEKNOLOGI GSM

Teknologi GSM (Global System for Mobile)
BY: KHARIZ ANHAR(085514259)


GSM adalah teknologi telekomunikasi seluler yang paling populer di Indonesia. Teknologi ini menjanjikan kapasitas yang relatif kecil dibandingkan dengan teknologi CDMA tetappi karena penetrasi pasar yang sudah jauh lebih besar daripada teknologi CDMA, maka teknologi GSM menjadi teknologi yang sangat sukses menyelenggarakan layanan telekomunikasi.
GSM – Global System for Mobile, mengalahkan CDMA – Code Division Multiple Access untuk sementara ini. Gaung WCDMA a.k.a. 3G yang mengusung teknologi CDMA di dalamnya pun masih simpang siur dan belum mampu menggeser GSM dalam percaturan dunia telekomunikasi Indonesia. Tampaknya, teknologi GSM sudah mengakar dan sangat perkasa untuk ditaklukkan.
Spesifikasi Teknis:
Uplink 890 MHz – 915 MHz
Downlink 935 MHz – 960 MHz
Duplex Spacing 45 MHz
Carrier Spacing 200 MHz
Modulasi GMSK
Metode Akses FDMA- TDMA
Alokasi Frekuensi untuk 3 Operator Terbesar:
1.Indosat/Satelindo : 890 – 900 MHz (10MHz)
2.Telkomsel : 900 – 907.5 MHz (7.5MHz)
3.Excelcomindo : 907.5 – 915 MHz (7.5MHz)

Alokasi untuk untuk Hutchison (3) ada di pita 1900MHz, sampai sekarang penulis belum tau di kanal berapa Huchison bekerja.
Dalam tiap operator GSM biasanya memiliki divisi Optimisasi yang bertugas untuk melakukan optimisasi jaringan GSM dengan cara mengatur pola frekuensi re-use dalam jaringan. Frekuensi re-use dalam GSM digunakan untuk menghindarkan interferensi dari dua BTS dengan frekuensi kerja yang sama. Dengan mekanisme frekuensi re-use maka interferensi bisa dihindari.
Dalam teknologi GSM, pengguna jasa yang sedang melakukan pembicaraan akan diberi alokasi 1 slot kanal untuk melakukan pembicaraan. Hal ini memungkinkan kita memiliki kanal sendiri saat sedang berbicara tanpa bisa diganggu oleh pengguna lain. Namun, dengan demikian maka jumlah kanal yang tersedia akan terbatas dan berakibat jumlah pembicaraan (user) yang mampu dilayani oleh suatu BTS akan berjumlah tertentu.
Namun demikian, dalam GSM antara pengguna satu dengan lainnya tidak saling menginterferensi seperti halnya dalam komunikasi CDMA. Hal ini memberikan hasil suara yang lebih jernih dan nyaman






Struktur dari GSM


1. Jaringan GSM
Global system for mobile communication (GSM) merupakan standar yang diterima secara global untuk komunikasi selular digital. Sebagian jaringan GSM beroperasi pada band 900 MHz atau 1800 MHz. Pada band 900 MHz, untuk uplink band frekuensi dialokasikan (890 – 915) MHz dan untuk downlink band frekuensi dialokasikan (935 – 960) MHz. Bandwith 25 MHz yang dibagi – bagikan ke dalam 124 kanal frekuensi pembawa dan masing – masing dialokasikan 200 kHz tiap bagian. Time Division Multiplexing (TDM) digunakan untuk mengalokasikan delapan kanal suara menjadi kanal radio frekuensi dan membagi waktu yang dalam periode waktu tertentu akan menjadi TDMA frame.

2. Modulasi GSM
Teknik modulasi yang digunakan oleh GSM adalah Gaussian Minimum Shift Keying (GMSK). Teknik modulasi ini bekerja dengan melewatkan data yang akan dimodulasi melalui Filter Gaussian.

3. Pembagian Sel
Pembagian area dalam kumpulan sel – sel merupakan prinsip penting GSM sebagai sistem telekomunikasi seluler. Sel – sel tersebut dimodelkan berbentuk heksagonal, setiap sel mengacu pada satu frekuensi pembawa tertentu. Tetapi pada kenyataannya jumlah kanal yang dialokasikan terbatas, sementara jumlah sel bisa sangat banyak. Untuk memenuhi hal ini, dilakukan teknik pengulangan frekuensi atau yang disebut dengan frequency reuse dimana frekuensi antar sel – sel yang berdekatan tidak boleh bersebelahan atau bahkan sama.

4. Arsitektur GSM
Jaringan GSM dibagi menjadi tiga sistem utama diantaranya System Switching (SS), Base Station System (BSS) dan Operation and Support System (OSS). Elemen dasar jaringan GSM ditunjukkan pada gambar 1.







Gambar 1. Arsitektur GSM

5. Switching System
Switching System bertanggung jawab untuk melakukan proses panggilan dan fungsi pelanggan. Switching System mencakupi fungsional unit antara lain Home Location Register (HLR), Visitor Location Register (VLR), Authentication Center (AUC), Equipment Identity Register (EIR)

6. Base Station System
Seluruh fungsi radio dilakukan di BSS, dimana di BSS ini terdiri dari Base Station Controller (BSC) dan Base Tranceiver Station (BTS).

7. Operation and Support System
Operation and Support System (OSS) merupakan wujud fungsional dari pemantauan jaringan operator dan pengontrolan sistem. Fungsi penting OSS adalah memberikan gambaran jaringan dan dukungan aktifitas pemeliharaan dari operasi yang berbeda dalam pemeliharaan organisasi.

8. Metode Akses GSM
Metode akses dari GSM adalah Time Division Multiple Access (TDMA). Teknik Time Division Multiple Access (TDMA) merupakan suatu metode pengaksesan dimana semua stasiun bumi frekuensi pembawa yang sama dengan berdasar pengaturan atau pembagian waktu. Pada teknik TDMA hanya terdapat satu sinyal pembawa RF (single signal carier) dalam bandwidth transponder Satelit. Komunikasi diatur dengan pembagian waktu sesuai dengan penomoran dari Stasiun Bumi.
9. Perkembangan Kemampuan Teknologi GSM dan CDMA
Generasi pertama atau 1 G menggunakan banyak standar dan umumnya masih menggunakan teknologi analog seperti ARP(Address Resolotion Protokol) dll.
Kemampuan 1 G hanya dapat melayani komunikasi suara.Generasi kedua atau 2 G menggunakan teknologi digital (GSM dan CDMA)dan sudah dapat melayani komunikasi suara secara digital.
Sekarang ini yang masih digunakan adalah generasi 2.5 G yang sudah dapat digunakan untuk layanan gprs dan MMS.Edge atau 2.5 G dapat digunakan untuk layanan internet,video streaming,transfer data.Generasi selanjutnya yaitu 3 G dan 3.5 G bisa untuk video call.
Keunggulan ponsel hp 3G adalah kecepatan transfer data yang bisa mencapai 384kbps-2.4Mbps.Sehingga banyak operator seluler untuk menawarkan layanan yang lebih baik kepada pelanggan mereka.
Sedikit perbedaan ponsel hp 1G, 2G, dan 3G adalah:
- 1G GSM Percakapan suara
1G CDMA Percakapan suara

- 2G GSm Sms
2G CDMA Sms

- 2.5G GSM Sms,MMS dan GPRS
2.5G CDMA Sms,MMS,video chatting,video streaming,akses internet 153.6 kbps

- 3G GSm Video call,akses internet, download content
3G CDMA video call,internet lebih cepat 3x,video streaming,download content
.

DAFTAR PUSTAKA

Rainbowharmon.(2010). Teknologi GSM. Diakses pada tanggal 28 Desember 2010 dari : http://www.ittelkom.ac.id/library/index.phpption=com_content&view=article&id=680:teknologi-gsm&catid=9:wireless&Itemid=15.

Tomo. (2010). Perkembangan kemampuan Teknologi GSM dan CDMA. Diakses pada tanggal 28 Desember 2010 dari :
http://riyantoro.wordpress.com/2007/05/28/teknologi-gsm-global-system-for-mobile/

Riyantoro. (2007). Teknologi GSM (Global System for Mobile).Diakses pada tanggal 28 Desember 2010 dari :
http://id.wikipedia.org/wiki/Global_System_for_Mobile_Communications

Tidak ada komentar:

Posting Komentar